oleh

Woooooow……….. Pamer Alat Vital di Hadapan Kaum Hawa

SOLO, HARIANSOLORAYA – Beberapa waktu terakhir, warga Kota Solo khususnya kaum hawa diresahkan dengan aksi pamer kemaluan atau yang biasa disebut dengan Ekshibisionis. Pelaku dengan sengaja mengeluarkan alat vital mereka dan menunjukkannya di depan perempuan yang sama sekali tidak dikenal hingga akhirnya kabur.

Di salah satu media sosial (medsos) diunggah aksi pelaku ekshibisionis. Dalam aksinya, pelaku menaiki sepeda motor dan memanggil korbannya yang merupakan perempuan tersebut. Saat korban mendekat, barulah alat vital dikeluarkan dari dalam celana. Setelah itu, pelaku langsung tancap gas.

Dalam perkembangannya, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Solo juga pernah mengungkap kasus ekshibisionis tersebut pada pertengahan Desember 2019 lalu. Pelaku melakukan aksinya di wilayah Jalan Surta RT 03/ RW 25 Kelurahan Jebres, Kota Solo. Saat melakukan aksinya itu, pelaku yang masih berusia 17 tahun itu beronani sambil melihat perempuan yang tengah beraktifitas di kos.

Kasus ini terungkap, setelah salah seorang korban memergokinya dan merekam aktifitas pelaku yang tidak senonoh. Hingga akhirnya, memudahkan polisi dalam melakukan pengungkapan kasus.

“Kasus ekshibisionis memang tergolong unik. Dalam penanganan kasus ini, harus mengerti betul latar belakang pelaku, motif hingga nantinya bisa menentukan langkah dalam menanganani kasus tersebut,” terang Kanit PPA Satreskrim Polresta Solo, AKP Dwi Erna Rustanti saat berbincang dengan awak media, Minggu (16/2).

Menurut Erna, pelaku ekshibisionis memiliki kelainan mental. Sehingga, berandai-andai dan membayangkan sesuatu di luar nalar akal sehat. Selain itu, juga sangat merugikan orang lain dalam kasus ini korban khususnya kaum hawa.

Terkait kasus tersebut, Erna menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut terhadap pelaku ekshibisionis. Pihaknya menyarankan, supaya korban yang mengetahui hal tersebut mem-videokan dan nantinya dilaporkan ke pihak berwajib.

“Memang ada kecenderungan untuk mengunggah ke media sosial. Namun, itu bukan solusi. Justru, biarkan kami tangani agar dapat menyembuhkan pelaku tersebut,” kata mantan Kasatlantas Polres Wonogiri tersebeut. (Red)

 

1
SHARE

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI