oleh

Wartawan atau Jurnalis atau Pers itu Bebas

-OPINI-106 views

Wartawan atau Jurnalis atau juga yang kita sebut Pers adalah orang bebas, mereka bebas menulis apa yang ia lihat dan ia dengar berdasarkan hati nurani, Kode Etik dan UU Pers.

Wartawan tidak memiliki kategori status sosial yang pasti, pagi bisa ngobrol dengan abang becak, siang bisa makan bersama para pejabat, sore bisa bincang-bincang dengan pemuka agama dan malam Ia juga “bisa” berada di cafe, diskotik dan Bar.

Setiap hari menyapa publik dengan informasi, tak peduli informasi yang disajikan itu diapresiasi atau dicaci, untuk memenuhi kewajibannya terhadap publik, wartawan memberikan informasi berdasarkan kebenaran yang diyakininya benar dan chek and richek, terkadang risiko nyawa tanpa disadari mengancam dirinya dan keluarganya.

Sungguh profesi yang amat agung, dimana seorang wartawan berperan besar dalam seluruh aspek kehidupan, sejarah mencatat, kemerdekaan Indonesia dikumandangkan ke seantero dunia melalui media oleh seorang wartawan. Pendiri NKRI ternyata adalah seorang Jurnalis.

Al-Quranul dan Hadist pun hasil daripada kegigihan para wartawan ( para sahabat Nabi ) didalam mencatatkan wahyu dari ILLAHI yang turun kepada para Nabi dan mencatatkan hadist yang disampaikan Rasulullah kepada umatnya kala itu.

Begitu penting peran wartawan dalam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, namun mengapa kini wartawan dibungkam dengan pasal 310, 311, UU ITE dan upaya paksa mempidanakan wartawan dengan cara-cara yang sangat bertentangan dengan UU Pers dan KIP bahkan HAM.

Wartawan tak perlu dibungkam, wartawan tak perlu dipidana, wartawan itu hanya butuh dibina dan diawasi dengan profesional dan menjadikan UU Pers sebagai satu-satunya alat mengontrol, mengawasi Kebebasan Pers di negeri ini.

Wartawan bukan untuk ditakuti, wartawan bukan untuk dibasmi, wartawan penentu masa depan sebuah bangsa dan kemajuan sebuah negara serta pertahanan negara.

Wahai para pejabat, jangan engkau takut kepada wartawan, jangan engkau takut pada kami yang mengemban tugas sosial kontrol bangsa bahkan dunia.

Kami sangat menghormati demokrasi, kami bukan kriminal maka jangan dikriminalisasi, buka mata dan buka telinga kalian, mari bersama membangun Indonesia. Tanpa Wartawan Dunia ini akan sepi. Tanpa Wartawan Masyarakat bawah takkan mengenal Pejabat, aktor, pelawak, ulama dan lain sebagainya.

SHARE

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI