oleh

Pekerjaan Proyek Desa Lagosi Wajo Tidak Sepenuhnya Menggunakan Sistem Padat Karya Tunai

-DAERAH-111 views

Wajo- HARIANSOLORAYA.CO.ID–Pekerjaan proyek yang dibiayai oleh Anggaran Dana Desa (DD) diwajibkan menggunakan pola swakelola padat karya tunai yang melibatkan masyarakat desa setempat.

 

Hal itu sebagaimana disampaikan Hasan Anwar Nss Ketua Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Sulawesi Selatan Dan juga Ketua OKK Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Sulawesi Selatan jumat (12/6). padat karya tunai wajib dilakukan oleh setiap kepala desa lantaran hal itu merupakan perintah presiden yang Di amanahkan lewat Kementrian Desa.

 

“Pekerjaan proyek-proyek dana desa wajib menggunakan sistem swakelola padat karya tunai, tidak boleh dikerjakan rekanan, pekerjaannya pun wajib masyarakat setempat, hal ini Berbeda dengan Desa Lagosi Kecamatan Pammana Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan,Di mana Tahun 2019 Beberapa item pekerjaan yang di kerjakan sebagian besar warga di luar desa (orang luar)

 

1) Pembangunan Paud Nurul Qolbi Dusun Geddonge

2) Pembangunan Jaringan Irigasi Desa (Jides)

3) Pembangunan Rabat beton Lanjutan Dusun Geddonge

4) Penimbunan & Perkerasan jalan Dusun Geddonge

5) Perintisan & Perkerasan jalan tani kampung tengnga

6) Perintisan jalan tani Cappe Dusun Baletapa

7) Perintisan Jalan Tani Lakangkae Dusun Baletapa

 

Di Tempat yang sama Kepala Desa Andi Hamid pun mengakui bahwa saya menggunakan Jasa (Pekerja) Dari luar Desa Dengan Alasan kebanyakan warga Di Desa Lagosi sudah merasa gengsi(Malu)bekerja sebagai buruh kasar,makanya saya menggunakan orang dari luar untuk pekerjaan Beberapa item,ungkapnya.

 

lanjut Hasan Anwar akan bentuk tim untuk melakukan pengawasan independen terkait kwalitas dan kwantitas Tersebut ( Bang War)

SHARE

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI