oleh

Gugurkan Kandungan Dengan Nenas Dan Sprite, Pelaku di Tangkap Polsek Mengwi

Mengwi, Bali – Warga Banjar Celuk, Kelurahan Kapal – Mengwi , Kabupaten Badung dihebohkan dengan ditemukannya kaki bayi yang tersangkut di bibir Pantai Banjar Celuk,

Dari Keterangan salah satu warga (Ida Bagus Ega Siwa) warga Lingkungan Banjar Celuk, Kelurahan Kapal Mengwi, yang saat itu dirinya hendak mencari ikan di pantai , tidak sengaja pas kepantai melihat kakinya bayi, tanpa berfikir panjang Ida Bagus Ega Siwa langsung menghubungi Kelian Dinas  Br. Celuk Kapal (Kadek Suardana) agar temuan kaki bayi tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk tindakan lebih lanjut. Minggu (22/03/2020 )

“Berdasarkan laporan tersebut, petugas langsung mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan,” kata Kapolsek Eka.

“Dari hasil penyelidikan diketahui, Jenis kelamin bayi tersebut adalah perempuan lahir pukul 06.30 wita tanggal 22 Pebruari 2020 dalam keadaan sudah meninggal akibat pijitan /atau dilahir paksa oleh orang tuanya (IAB red), kemudian di bungkus plastik di buang di Tukad Dedari dengan menggunakan spm honda beat no.pol DK 5937 VS”, beber Kapolsek Mengwi

Setelah semuanya bukti dianggap cukup, Kapolsek Mengwi Kompol I Gede Eka Putra Astawa, SH, SIK langsung perintahkan tim Opsnal Polsek Mengwi yang dipimpin Panit Opsnal I Made Mangku Bunciana, SH melalui Kanit Reskrim Iptu I Ketut Wiwin Wirahadi, SH,MH untuk melakukan penangkapan terhadap para pelaku.

Adapun pelaku diketahui berinisial MR (20) tahun asal Dusun Onjur, RT 003 /RW 008, Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember ditangkap pada pukul 21.30 wita didaerah Buduk dan inisial IAB asal Br.Dinas Kelodan, Desa, Suwug, Kec. Sawan Kab. Buleleng, orang tua dari Bunga (16) tahun (nama samaran red)  yang menggugurkan kandungannya ditangkap di Mes pada pukul 16.30 pada hari Selasa (17/03/2020).

Menurut informasi dari pihak petugas setelah diadakan pemeriksaan, orang tua korban berinisial IAB dirinya mau mengugurkan kandungan anaknya lantaran disuruh oleh pacarnya MR, dengan cara memberikan nenas muda dicampur minuman sprite kemudian di pijit berulang-ulang. ungkapnya

Kini pelaku MR dan Bunga (yang menggugurkan kandungan) ditangani oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Badung, karena  pelaku menyetubuhi anak dibawah umur sedangkan IAB ditahan dan ditangani Unit Reskrim Polsek Mengwi, guna proses lebih lanjut.

Dan kini pelaku diancam dengan
pasal 77A jo 45A Undang-Undang No 35 tahun 2014 tentang perubahan terhadap Undang-Undang No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 ( Sepuluh Tahun) dan denda paling banyak Rp. 1.000.000.000 (Satu milyard) Rupiah. ( Slmt )

 

1
SHARE

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI