oleh

Adu Tembak, Penangkapan Bandit Narkoba dan Curanmor, Inilah Kronologisnya

SRAGEN, HARIANSOLORAYA – Satres Narkoba Polres Sragen melumpuhkan komplotan bandit narkoba dan curanmor di wilayah Dukuh Made, Sambungmacan, Sragen, Kamis (13/2) petang.

Komplotan tiga pelaku itu dibekuk dalam sebuah penggerebekan dramatis. Polisi terpaksa melepaskan timah panas karena para pelaku berusaha melawan dengan menabrakkan mobilnya ke mobil petugas.

“Benar, ada tiga pelaku di dalam mobil yang kita tangkap dengan perjuangan dan kejar-kejaran seperti film koboi. Sempat kita tembak mobilnya dari belakang dua peluru tembus depan dan satu dari samping, karena mereka melawan dan malah menabrakkan mobilnya ke mobil kita,” papar Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kasat Narkoba AKP Djoko Satrio Utomo, Jumat (14/2).

Akibat perlawanan itu, mobil pelaku rusak parah setelah ditabrakkan ke mobil polisi. Para pelaku digerebek saat tengah pesta narkoba jenis sabu di rumah Widodo, warga Made, Sambungmacan.

Dari data yang dihimpun, aksi penggerebekan itu terjadi Kamis (13/2) sekitar pukul 16.15 WIB. Menurut sejumlah warga, aksi penggerebekan berlangsung mendadak dan cepat.

Satu mobil petugas yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Djoko Satrio Utomo, dengan cepat mengepung rumah Widodo yang tengah menggelar pesta sabu.

Melihat kedatangan aparat, pesta sabu langsung buyar. Dua warga dan pemilik rumah yakni Widodo dan Parno, berhasil kabur dari pintu belakang. Sementara tiga pelaku justru lari ke mobil Ayla dan berusaha kabur.

Sempat diberikan tembakan peringatan, ketiga pelaku di mobil Ayla itu malah tancap gas. Mereka justru memberikan perlawanan dengan menabrakkan mobilnya ke arah mobil polisi yang diposisikan menghadang untuk menghalangi laju mobil pelaku.

Benturan keras membuat mobil para pelaku penyok, pun dengan mobil polisi juga rusak parah. Bersamaan itu, terdengar suara tembakan berkali-kali sebelum kemudian tiga pelaku dilumpuhkan.

Beruntung dari kejadian menegangkan itu, tidak sampai ada petugas yang terluka. Hanya saja, mobil petugas mengalami rusak parah. Pengejaran dramatis itu berlangsung selama beberapa menit dan para pelaku dilumpuhkan setelah sempat dikejar 100 meter.

Djoko menguraikan dua dari tiga pelaku diketahui terlibat narkoba dan satu pelaku resedivis curanmor dan penipuan.

Dua gembong narkoba itu masing-masing bernama Wahyu dan Rudiyanto asal Indramayu, Jawa Barat. Sedangkan satu pelaku yang terdeteksi resedivis curanmor bernama David asal Ngawi, Jatim.

“Orang-orang itu rupa-rupanya punya nyali melawan petugas karena mereka semua jebolan resedivis pelaku resedivis curanmor. Dua orang pemilik runah yang kabur masih kita lakukan pengejaran,” terang AKP Djoko. (Red)

1
SHARE

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI